Security News, Surabaya – Berbicara Polisi pada hakekatnya ada banyak cara bagi masyarakat untuk mengungkapkanya, beberapa orang mungkin akan berbicara tentang korupsi ditubuh kepolisian. Sementara yang lain mungkin akan berbicara soal adanya budaya kekerasan dan arogansi di korp baju coklat ini. Atau mungkin membicarakan tentang cara taktis anggota Densus 88 Mabes Polri yang berhasil membekuk salah satu gembong teroris di Jawa Tengah beberapa saat yang lalu.
Namun apapun bentuk penilaian masyarakat tentang polisi, yang perlu diingat masih banyak dan selalu ada polisi yang beriman, bekerja dengan baik serta mengabdi tanpa kenal pamrih pada institusinya. Mereka senantiasa melayani,mengayomi dan melindungi masyarakat dalam menjalankan tugasnya. Ketulusan seorang polisi dalam mengemban tugasnya ini akan menumbuhkan simpati dari masyarakat, bahkan secara luas tentunya akan menimbulkan citra yang positif pula dari masyarakat terhadap Polri.
Paradigma ini nampaknya disadari betul oleh AKBP Muhammad Iqbal, selaku Kapolres Gresik. Konsep dan kebijakan Kapolri hingga jajaran Kapolda sampai mengakar kebawah untuk melaksanakan Perpolisian Masyarakat (Polmas) dalam mengimplementasikanya benar-benar dilaksanakan secara maksimal, serta pula diimbangi dengan rasa tulus dan tanpa pamrih. “Konsep Polmas sendiri sebetulnya menitik beratkan tentang bagaimana upaya setiap anggota polisi untuk mampu merangkul masyarakat agar bersama-sama mewujudkan Kamtibmas diwilayah hukumnya. Setiap ada permasalahan eloknya dimusyawarahkan dulu secara bersama, karena kemitraan polisi dan masyarakat akan jelas sejajar keberadaanya.” tutur Iqbal dengan bijak. Tak cuma sekedar bicara dalam mengapresiasikan bentuk nyata dilapangan perwira dengan dua melati dipundak ini sudah sangat dekat dengan masyarakat diwilayah hukumnya, maupun dengan berbagai kalangan profesi termasuk pada wartawan.
Keharmonisan hubungan ini bisa terjalin karena sikap bijak, familiar serta bekerja apa adanya dari seorang polisi seperti Muhammad Iqbal. Salah satu wujud nyata dari sikap bijak Kapolres Gresik ini untuk mendekatkan polisi dengan masyarakatnya adalah ketika melaksanakan pengajian secara rutin dalam sebulan sekali diwilayah Gresik, serta tak lupa pula mengundang anak anak yatim dan kaun dhuafa. Bahkan beberapa saat yang lalu berinovasi dengan mengadakan sebuah lomba untuk menciptakan kampong yang aman diseluruh wilayah Kabupaten Gresik. Setali tiga uang hal inipun sangat didukung oleh masyarakat kota pudak serta berbagai instansi terkait, terutama Muspika setempat. Bahkan Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Rony F Sompie sangat antusias serta mendukung inovasi Polmas diwilayah kota Gresik ini. Terbukti dengan setiap kehadiranya bersama Kapolres Gresik blusukan keluar masuk mengunjungi kampung dalam program lomba cipta kampung aman. (djoko / hamz)