Para peneliti Symantec menilai solusi keamanan tradisional sudah usang. Solusi keamanan yang menggunakan pendekatan signature dan metode-metode tradisional lainnya tersebut, saat ini tidak mampu mengimbangi jumlah ancaman yang diciptakan oleh para penjahat online.
"Melihat volume sistem yang terinfeksi di dunia, satu hal yang sangat jelas: perlindungan keamanan dasar tidak cukup baik," ujar Rowan Trollope, senior vice president, Consumer Business Unit, Symantec. "Norton merintis model keamanan berbasis signature dan hari ini kami memperkenalkan standar baru yang mempertimbangkan kembali seluruh aspek perlindungan. Dengan ’Quorum’ kami dapat menghentikan para penjahat cyber tersebut, meskipun kami belum pernah melihat bentuk ancaman mereka sebelumnya," tegasnya.
Quorum merupakan teknologi keamanan terbaru dari Symantec yang barbasis reputasi dan disebut-sebut mampu menangani malware yang belum ditemukan dan ancaman-ancaman paling berat. Norton Internet Security 2010 dan Norton AntiVirus 2010 versi beta, merupakan yang pertama kali akan memperkenalkan kinerja Quorum yang peluncurannya akan dilakukan pada Oktober 2009.
Selain menggunakan teknologi terbaru berbasis reputasi, Quorum, Norton pun masih mengusung teknologi signature malware tradisional. Quorum yang disebut sebagai teknologi baru yang mungkin akan menjadi standar anti-virus selajutnya ini mampu memilih cara pendekatan terbaik yang cocok untuk menangani ancaman spesifik. Reputasi, yang menjadi dasar beroperasi Quorum, merupakan statistik yang biasa digunakan untuk menentukan peringkat. Sistem ini bekerja dengan bantuan data dari jutaan pengguna dalam program "Norton Community Watch" di seluruh dunia. Mereka menyumbangkan data mengenai sifat aplikasi yang bekerja dalam sistem mereka, dari mana asalnya, pembuatnya, dan sifat-sifat umum lainnya. Setelah diketahui sifat berbagai aplikasi tersebut, maka ketika ada malware baru yang biasanya tidak dikenal, baik pembuatnya maupun sifat-sifat lain, cap reputasi buruk akan diberikan pada aplikasi tersebut.
Kalkulasi reputasi dilakukan dengan menghitung skor keamanan reputasi (reputation safety index) untuk setiap aplikasi. Ketika mencapai angka tertentu, Symantec dapat secara statistik menyimpulkan dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi apakah sebuah aplikasi yang tidak diketahui bersifat baik atau buruk tanpa harus bertanya kepada pengguna.
Norton juga memasang SONAR 2, sebuah pernagkat yang memiliki kemampuan analisis terhadap seluruh data yang masuk dan mengeluarkan keputusan akurat tentangnya. SONAR 2 juga memiliki kemampuan untuk berpindah-pindah menggunakan sistem signature ataupun Quorum. HAl itu dilakukan untuk menghasilkan akurasi tinggi tersebut ketika menganalisis suatu aplikasi.
Tak hanya pertahanan dalam sistem yang diperkuat, tapi Norton pun menambahkan AntiSpam dan Parental Controls. AntiSpam ini diklaim memberikan perlindungan kelas enterprise kepada konsumen Norton. Sementara untuk Parental Controls, Norton menyediakan secara gratis OnlineFamily Norton, layanan berbasis Web yang membantu orang tua untuk mengetahui kehidupan online anak-anak mereka dan mendorong komunikasi mengenai perilaku yang layak dan tidak layak di Internet.
"Pendekatan baru kami mengubah 'aturan' dengan cara meningkatkan keamanan-keamanan tradisional sehingga menjadi lebih agresif dan dengan secara dramatis mempersulit penyerang untuk mengelabui deteksi hanya dengan mengubah malware mereka," jelas Trollope.
Seluruh produk Norton, baik Norton 360, Norton Internet Security, dan Norton AntiVirus rencananya akan kompatibel dengan Microsoft Windows 7 yang akan segera hadir. Pengguna Norton akan menerima update kompatibilitas secara otomatis melalui Internet tanpa biaya tambahan jika mereka masih menjadi anggota langganan produk.
>>> Ryan_dilansir dari berbagai sumber