Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata)

16 September, 2009 by Pengunjung


Perusahaan pembuat senjata Indonesia, PT Pindad, saat ini tengah menghadapi masalah,

terkait ditemukannya beberapa kotak senjata yang awalnya diperkirakan diimpor secara

illegal di Filipina beberapa waktu yang lalu. Sebenarnya secanggih apa, hingga senjata

buatan Indonesia tersebut bisa mengundang perhatian dan masalah internasional.

Mari kita ulas beberapa contoh produk senjata buatan negeri sendiri itu.

Lebaran Bersama Saudara Tertimpa Bencana

16 September, 2009 by Pengunjung

Tak semua orang merasakan kenikmatan perayaan Idul Fitri. Seperti halnya artis belia,

Aura Kasih.Lebaran kali ini bakal dirasa berbeda oleh selebritis cantik berbody seksi ini.

Pasalnya, sedikit rasa prihatin Aura lebih memfokuskan diri untuk membantu saudaranya

yang tertimpa bencana gempa yang melanda salah satu saudaranya di Tasikmalaya

beberapa waktu lalu. “Iya ada saudara di Tasik yang kena musibah, rumah mereka

hancur. Lebaran ini prihatin banget,” ujar Aura yang ditemui di Studio Penta, Jakarta,

Jumat (11/9). “Rumahnya di daerah kota, rata dengan tanah. Dan ada yang luka,

mungkin karena nggak sempat lari,” sambungnya dengan nada sedih.

Ekspor Senjata Pindad Sesuai Prosedur

15 September, 2009 by Pengunjung

 

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Anwar Suprijadi menyatakan, senjata yang ditahan otoritas Filipina merupakan barang ekspor legal sesuai dengan prosedur kepabeanan yang dilakukan PT Pindad.”Itu (senjata) ada pemberitahuan ekspor barang (PEB) dari Tanjung Priok, Jakarta dan diberangkatkan tanggal 10 Agustus lalu. Jadi itu semua resmi karena dokumennya lengkap,” ujarnya disela kunjungan ke Pelabuhan Belawan, Minggu.Terkait kemungkinan kesalahan persepsi di pihak bea cukai Filipina, menurut dia, hal itu bisa saja terjadi.

 

Presiden SBY mencoba senapan serbu SS-2 produksi PINDAD.

14 September, 2009 by Pengunjung

 

Security News, Bandung -- Direktur Utama PT Pindad Adik Alvianto menyatakan, perusahaan pembuat senjata nasional itu selalu melengkapi dokumen penjualan dan ekspor senjata baik langsung kepada negara pemesan mau­pun penjualan melalui agen.”Pindad perusahaan besar, tak mungkin gegabah dalam melakukan penjualan atau ekspor senjata. Semuanya selalu dilengkapi dengan dokumen resmi dan legal,” ungkap Adik Alvianto

 
(C) 2009 All Rights Reserved, Developed by Jaringmaya.Com